Home

Advertisement

"My Girl single" Release on Nov 11,2009

  • Oct. 20th, 2009 at 9:13 PM






"My Girl single"
Release on Nov 11,2009

Limited Edition

[CD]
01. My Girl
Lyrics: Wonderland
Composer: Shinya Tada
Arrangement: Naoki-T

02. Tokei jikake no umbrella
Lyrics: Sean-D
Rap Lyrics: Sakurai Sho
Composer: Fredrik Hult / Robin Fredriksson / Mattias Larsson
Arrangement: Hisashi Nawata / Fredrik Hult / Robin Fredriksson / Mattias Larsson

[DVD]
"My Girl" video Clip + Making

http://www.yesasia.com/global/my-girl-si
ngle-dvd-first-press-limited-edition-japan-version/1021410202-0-0-0-en/info.html



Regular Edition


[CD]
01. My Girl
Lyrics: Wonderland
Composer: Shinya Tada
Arrangement: Naoki-T

02. Tokei Jikake no Umbrella
Lyrics: Sean-D
Rap Lyrics: Sakurai Sho
Composer: Fredrik Hult / Robin Fredriksson / Mattias Larsson
Arrangement: Hisashi Nawata / Fredrik Hult / Robin Fredriksson / Mattias Larsson

03. Super Fresh
Lyrics: Shigeo, Shun
Composer Arrangement: Shigeo

04. My Girl (Original Karaoke)

05. Tokei Jikake no Umbrella (original Karaoke)

06. Super Fresh (Original Karaoke)

http://www.yesasia.com/global/my-girl-normal-edition-japan-version/1021410204-0-0-0-en/info.html

Tags:

My Girl Single

  • Oct. 20th, 2009 at 8:54 PM






"My Girl single"
Release on Nov 11,2009

Limited Edition

[CD]
01. My Girl
Lyrics: Wonderland
Composer: Shinya Tada
Arrangement: Naoki-T

02. Tokei jikake no umbrella
Lyrics: Sean-D
Rap Lyrics: Sakurai Sho
Composer: Fredrik Hult / Robin Fredriksson / Mattias Larsson
Arrangement: Hisashi Nawata / Fredrik Hult / Robin Fredriksson / Mattias Larsson

[DVD]
"My Girl" video Clip + Making

http://www.yesasia.com/global/my-girl-single-dvd-first-press-limited-edition-japan-version/1021410202-0-0-0-en/info.html



Regular Edition


[CD]
01. My Girl
Lyrics: Wonderland
Composer: Shinya Tada
Arrangement: Naoki-T

02. Tokei Jikake no Umbrella
Lyrics: Sean-D
Rap Lyrics: Sakurai Sho
Composer: Fredrik Hult / Robin Fredriksson / Mattias Larsson
Arrangement: Hisashi Nawata / Fredrik Hult / Robin Fredriksson / Mattias Larsson

03. Super Fresh
Lyrics: Shigeo, Shun
Composer Arrangement: Shigeo

04. My Girl (Original Karaoke)

05. Tokei Jikake no Umbrella (original Karaoke)

06. Super Fresh (Original Karaoke)

http://www.yesasia.com/global/my-girl-normal-edition-japan-version/1021410204-0-0-0-en/info.html

Tags:

Mao at Ans on Oct,12,2009

  • Oct. 9th, 2009 at 1:42 PM








[guestny a/ inoue mao. PR dr mao u/ pemirsa a/ "mencri ice cream yg enak dan unik". 15rb yen yg dikeluarn bwt es krim mao ini..dbwt bntuk raksasa..jd mao gk sanggup mkn sndri..trz mao bergumam "aku gk bs mkn krim"(zha: biasa..cw jpang,mank gk pd maw mkn krim kek krim cake gt,tkt gendut x ato tkt jrawatan,wkwk),,krn itu smw ank arashi ngbantuin mao mkn tu ice cream..trz mao bilang dy pengen petto..jd,aiba rekomendasiin hewan2 kecil,ky kelinci,dsb..game nya,bkin muka2 aneh,trz kek ny ada olga2 kecilnya..]
ada 3 gmbr kn y dbwh..yg ada jun ma aiba ny,lg bntuin mao mkn ice cream,aiba mulutny smp blepetan krim..sblhny,riida mw mkn tu ice cream pake gaya kek mw mkn roti..trz yg sho,,dy tkt ma hwn itu..trz diledekin ma nino gt..

picture credit to: tieba.baidu
translator : [info]zha_daize



Tags:

ARASHI Anniversary Tour 5 x 10 Pamflet

  • Sep. 17th, 2009 at 4:09 PM






Ini baru sebagian ni piku dari ARASHI Anniversary Tour 5 x 10 Pamflet yang bisa aku share yang lain nanti menyusul...

















Minaaaa....
kali ini masih berhubungan ama JunMao... "Hana Yori Dango Final - Ebisu Garden Event " *gini nih klo JunMao shipper* he he he
monggo yang mo download video berbahasa Indonesianya...

size : 85.97MB
format : AVI

Download:
MF


JunStyle 05 September 2009

  • Sep. 16th, 2009 at 9:35 AM








YATTAAAA!!! khirnya translatan ini bisa kita posting juga nih... makasih bewry..



Selamat pagi.
Bagaimana kalian menghabiskan Sabtu pagi ditanggal 5 September ini? Bersama Matsumoto Jun disini

 

Saa ~, sekarang adalah bulan September. Jumat, Sabtu dan Minggu  terakhir kemarin…  Eh ~, selama 3 hari itu, Eh ~, di Kokuritsu Kasumigaoka Kyogijo Eh ~, Kami (arashi) telah mengadakan  konser.  konser dengan tema " ARASHI Anniversary Tour 5x10".  Eh ~, Kami menyelesaikannya (mengadakan konser itu) dalam waktu 3 hari di Kokuritsu. Eh ~, Terima kasih banyak untuk semua orang yang telah datang. Saya akan membahas tentang hal itu tapi sebelum itu saya ingin memberitahukan bahwa
album ARASHI  "! All the BEST 1999-2009" telah  terjual lebih dari juta! (tepuk tangan) Terima kasih banyak. Ini pertama kalinya kami (setelah menjadi ARASHI selama 10 tahun) dapat menjual album lebih dari satu juta.
Eh ~, kelihatannya benar-benar banyak orang mendengarkan album kita, terima kasih banyak.
Maa, aku  ingin melihat kembali Kokuritsu hari ini sambil memainkan musik dari album ini.
Aku sedikit kehilangan suara, tapi aku akan melakukan yang terbaik.

Dewa, please tetap disini selama 30 menit bersama saya Matsumoto Jun

JUN STYLE dimulai!

FMnack5 ARASHI JUN STYLE

♪ Kansha Kangeki Ame ARASHI
sekali lagi, Selamat pagi…. Disini MatsumotoJun dari Arashi

Lagu pembuka hari ini adalah

"Kansha Kangeki Ame ARASHI" dari ARASHI

Saya menerima begitu banyak kesan (email dari fans) tentang pertunjukkan di Kokuritsu.

Saya ingin membaca semuanya selama waktunya cukup.
Dewa, aku akan membaca mails. U ~, Eeeh ~, Ini dari yang bernama "Aku cinta Jun kun" san

“Jun kun Konnichiwa.

(Konnichiwa –balas jun)

Eh~~, pekerjaan yang sangat baik dikonser Kokuritsu. Aku pergi dihari pertama konser.

Eh~, saat Arashi mulai muncul dipanggung, aku menangis terharu mengetahui Arashi san ada disana.

Aku sangat terkesan dengan ucapan-ucapan kalian diakhir konser dan saat O-chan menangis.

Lalu, saat kembang api dinyalakan dan Nino berbicara dan  jun  kun  berkata ‘Setiap orang sedang melihat langit yang sama’ .

Aku berpikir bahwa aku akan menonton kembang api dengan sebaik-baiknya jika aku melihat langit yang sama seperti yang Jun kun saksikan juga, aku menyaksikan itu dengan perasaan bahagia

Aku berharap kenangan itu dapat tersimpan dalam bentuk sebuah DVD. Saya akan mengukirnya didlam ingatan dengan baik, jadi tolong membuatnya menjadi sebuah DVD. “

Itulah yang dia tulis.

“Jun kun sangat tampaaaaan…. Aku akan selalu mencintai jun kun”

Terima kasih banyak

 

Dan selanjutnya email dari kota Matsuyama, radio bernama UkiUki Mama san

Eh~, “aku pergi kekonser kokuritsunya Arashi kemarin, Arashi tidak pernah mengecewakan  aku. [Jun kun's solo was really Kakkoii.I will continue to love Jun kun.]Thank you so much.
And the next one,From Matsuyama city, radio name "UkiUki Mama" san
Eh~,  tidak sia-sia aku pergi kesana dari tempatku di Shikoku. Aku merasa sangat senang menjadi fansnya Arashi..

Ku sangat senang karena aku menyukai Arashi

Aku benar-benar bahagia. Terima kasih banyak.

Dan aku berharap dapat melihat kalian lebih banyak lagi.

Aku juga berterima kasih pada keluargaku yang telah mengijinkanku  untuk datang kekonser setiap setahun sekali.

Aku akan datang lagi tahun depaaaan…..”

Itulah yang dia tulis

 

saya telah menerima begitu banyak email.

Eh~, aku ingin membaca email2 itu sepanjang waktu dihari ini.

Dewa, ini kuputarkan sebuah lagu dari album ALL THE BEST! 1999-2009, “Step n Go”

 

♪ Step and Go


Disini ARASHI JUN STYLE bersama Matsumoto Jun
CM
FM nack5 ARASHI JUN STYLE

Hari ini saya akan  membacakan sebuah email tentang kesan terhadap konser "ARASHI AnniversaryTour 5x10" di Kokuritsu Kyogijo yang kita pertunjukkan selama 3 hari,mulai dari tanggal 28 sampai 30 agustus.

 

Selanjutnya, email dari  "Minatomirai no Jouou"san

“Jun kun, Happy Birthday. (Thank you very much)
aku menuliskan kesanku tentang konser pada tanggal 28.
pertama kali aku merasa khawatir apakah aku akan merasakan adanya jarak karena tempat dudukku jauh dari tempat kalian berdiri.
Namun, ternyata tidak ada hal seperti itu.
Eh ~, kemudian kalian terbang dan datang mendekati kita
Kalian juga muncul di Olimpiade cauldron, jadi saya merasa sangat dekat dengan kalian.
Dari berdiri maupun duduk, saya bisa melihat keseluruhan dengan sangat baik.
saat malam, pemandangannya sangat indah denga cahaya dan terlihatnya pencakar langit Shinjuku yang juga merupakan bagian dari konser, itu adalah yang terbaik.
Dengan air mancur dan kembang api dan banyak balon terbang di langit
pemandangan yang sangat indah
Aku tidak tahu berapa lama itu terjadi tapi aku begitu terkesan.
aku sangat senang melihat bahwa kalian semua (ARASHI ) telah  berusaha keras untuk menyenangkan kita.
Aku seperti mendapatkan kekuatan dan energi dari kalian dan itu adalah hari yang paling bahagia.
Jun kun dan anggota ARASHI lainnya, Terima kasih banyak.
Eh ~, aku menantikan konser Dome.”

 

Itulah yang dia tulis, hai. Terima kasih banyak.

 

Sungguh, Ano ~, selama 3 hari itu
Maa, itu berada ditempat yg terbuka, sehingga cuaca juga mempengaruhi,
saya punya kesan yang berbeda dari 3 hari itu.
Ano, saya menulis sedikit di web Johnny dihari yang lain
Hari pertama, cuaca terbaik
Kou ~, Pada waktu senja, cahaya malam di langit  sangat sempurna.
Dan hari ke-2, saya rasa tidak hujan?
Tapi itu berawan. Benar-benar berawan.
saya khawatir ketika acara dimulai,
tapi pada saat encore, semua awan lenyap dan kami melihat bulan.
Nn ~,  dihari ketiga,
(Tertawa) Saat itu hujan lebat.
Anne, Mou, itu menyenangkan.
saya tertawa  saat itu. Benar-benar.


Saya menerima email tentang hal itu.
Dari  yang bernama "Yusa Mama" san

 

“Aku berada di Kokuritsu pada tanggal 30.
Sulit dipercaya.
saat Itu hujan lebat dan Jun kun berkata "Aku ingin memiliki wiper untuk wajahku"
Tak ada gunanya punya jas hujan.
Meskipun dalam kondisi buruk seperti itu, anggota ARASHI bernyanyi, menari dan berlari di sekitar panggung dengan baik sekali.
Mou, akutersentuh”.

Itulah email yang saya terima.
saya tidak bisa melihat dengan baik.
Mou, Karena saya memakai lensa kontak.
Nanka, Kou, Lensa kontak menjadi blur ketika diairi.
Jadi aku tidak bisa melihat dengan sangat baik.
Nanka, Kou, aku merasa seperti aku sedang mandi. (Tertawa) Sesuatu yang seperti itu. (tertawa)
Tanganku keriput
Nanka, mic2 kami rusak satu demi satu.
Aku bertanya-tanya apa yang akan kita lakukan.
Tapi itu menyenangkan.
benar-benar menyenangkan.
Ano ~, Di atas semua, maa, tidak ada satu penggemar yang pergi, tetapi mereka tetap tinggal dan menikmati acara kami dalam keadaan basah kuyup.
Aku benar-benar tergerak. Hai.
Biarkan aku membaca lagi.
Eh ~, Dari kota Yokohama, nama Radio "Yoko" san

 

“Jun kun, Konnichiwa. (Konnichiwa)
Eh ~, Kokuritsu hari ketiga, Otsukaresama deshita.
Dan Terima kasih banyak.
Waktu bersama dengan ARASHI terasa begitu hangat dan merupakan waktu yang terbaik.
perasaan tulus bahagia dan hangat itu menjadi positif
Itu adalah waktu yang terbaik dan saya merasa seperti berteriak "Aku senang menjadi penggemar ARASHI!" dengan suara keras dari dalam hati dan jiwa .
Air mataku tidak berhenti, dan itu merupakan konser yang terindah yang dapat membuat anda merasa tersentuh setiap waktu.
ARASHI yang selalu berpikir tentang pentingnya para penggemar,
Perasaan itu menular dengan sangat baik dan saya tersentuh seperti Jun kun juga.
Saya juga menangis terkesan kepada fans yang luar biasa member dukungan dari luar Kokuritsu.
Hari terakhir di Kokuritsu, Dalam hujan yang sangat dingin
Jun kun terus berkata, "Apakah kalian baik-baik saja? Jangan sampai dikalahkan oleh hujan!" berulang-ulang.
Eh ~, hati kami begitu hangat oleh kata2 dari Jun kun dan lainnya
Tidak peduli sedikitpun tentang hujan!
Justru itu adalah ikatan yang terbaik antara kami dan ARASHI.
Jun kun dan anggota ARASHI, Band, Jr.s, staf dan semua orang yang berpartisipasi
Dan Semua penggemar ARASHI, saya harap tidak ada yang dingin atau jatuh sakit.
Eh ~, Terima kasih banyak untuk waktu yang begitu indah. Aku akan menonton kalian lagi”

Itulah yang dia tulis.
Aku baik-baik saja.
Ma, aku sedikit kehilangan suara sekarang.
Setelahnya, menghadapi 70.000 orang, saya tidak bisa mengurutkannya
Eh ~, saya sudah terlalu bersemangat sejak hari pertama.
Sehingga, suaraku sudah serak (ketawa) di hari ke-2. (ketawa)
Sebenarnya itu mulai serak di tengah-tengah pertunjukkan pertama.
Saya benar2 terlalu bersemangat diharipertama.
Saya rasa saya akan berhati-hati tentang hal itu mulai sekarang.

Saya mendapatkan saat-saat yang berharga selama 3 hari itu.
Nanka, saya pikir
Maa, Kou, Kami sudah membuat susunan yang pasti terutama untuk Peringatan 10 tahun
Kurasa ...
Nanka, Itu adalah perbedaan level dari apa yang kita khawatirkan.
Setelah kami lakukan.
Aku bertanya-tanya apa yang akan terjadi
Tapi itu sudah bukan masalah ketika acara dimulai,
hanya ada perasaan hidup dan merasakan kekuatan untuk mengatasi segalanya bersama.
Ada semacam udara.
Bukan hanya untuk kita, tapi, Nanka, Kou
Para fans yang datang ke acara kami dan staf kami
Nanka, Banyak kekuatan dari orang2 yang telah menciptakan salah satu gelombang besar itu. Hai.
Eh, Dewa, Apakah Anda mendengarkan lagu lain?
ini "Aozora Pedal" oleh ARASHI


♪ Aozora Pedal

 

Eh ~ ~, itu adalah "Aozora Pedal"
Eh, aku akan melanjutkan  membaca email
Eh ~, Dari Bunkyo-ku, "Yukky" san

 

“Jun kun, Konnichiwa. (Konnichiwa)
Kokuritsu 3days, Otsukare sama deshita.
Aku pergi konser pada tanggal 30.
Konser di tengah hujan lebat
Itu adalah konser pertama kalinya untuk diriku.
Eh ~, Sementara menjadi gelisah ditengah hujan yang menjadi deras dengan cepat
Menjadi basah, para anggota ARASHI yang bernyanyi dengan senyuman sangat hebat dan kakkoii
Aku menjadi berperasaan bahwa aku ingin melihat petunjukkan benar-benar sampai akhir
Walaupun, konser ditengah2  hujan itu sulit untuk ARASHI maupun penggemar.
tapi terimakasih hujan, karena  percikan2 air disetiap langkah Jun kun saat sedang bernyanyi solo terasa sangat mirip dengan adegan dari film "Singing 'in the Rain" dan itu terasa indah.
Aku ingin melihatnya lagi, apakah itu mungkin.
Dan dikonser pada tanggal 30,
Itu adalah perayaan ARASHI yg ke 10 ulang tahun, yang terakhir dipertunjukan Kokuritsu, juga adalah ulang tahunnya Jun kun.
dan hujan deras yang disebabkan oleh angin topan mendekat
Itu akan menjadi sebuah konser yang selalu kukenang di hatiku sepanjang sisa hidupku.
Terima kasih banyak karena tidak membatalkan tetapi melakukannya sampai terakhir.”

 

Itulah yang ditulisnya.

Dan aku juga ingin membaca email dari orang2 yang berada diluar Kokuritsu saat itu.

 

Eh ~, Jun kun Konnichiwa. (Konnichiwa)
3 hari diKokuritsu, Otsukare sama deshita.
Aku tidak bisa mendapatkan tiket, tapi aku tetap pergi kesana untuk mendengarkan suara nya dari luar pada tanggal 28.
Eh ~, Itu adalah untuk pertama kalinya aku pergi untuk mendengarkan suara dari luar( menguping).
Aku pergi ke Kokuritsu tanpa mengetahui bagaimana caranya itu akan terdengar dan bagaimana perasaan saya jadinya.
Aku merinding ketika aku mendengar suara bersorak saat pertunjukan dimulai.
Karena hanya suara itu yang akupercayai, semua orang tegang mendengarnya.
Ketika nama lagudisebutkan, kita saling memberitahukan satu sama lain,
dan koreografer kecil dan bernyanyi, dan meledak dengan tepuk tangan.
Tidak seorang pun merasa menyesal karena tidak bisa berada di dalam.
Semua orang tersenyum.
Saya pikir bahwa semua orang sangat senang walau hanya mendengarkan suara ARASHI dan menjadi dekat dengan ARASHI
Karena kami mengganggu orang-orang yang tinggal di lingkungan, jadi kami sedikit berhati2.
Tetapi suasananya terasa hangat dan aku berpikir bahwa kita dapat bersatu hanya karena satu hal bahwa kita mengasihi ARASHI
Aku ingin kau tahu bahwa aku merasa baik setelah aku pergi untuk mendengarkan suara kebocoran dan apa yang terjadi di luar Kokuritsu.
Aku ingin tahu apa yang terjadi di dalam. Aku ingin tahu..

 

Ano ~, Pertama-tama, pembukaan, Ano ~, Kami pergi ke Olimpiade kuali
Jadi kita bisa melihat orang-orang di luar Kokuritsu
Ada begitu banyak orang.
Itu mungkin sekitar 10.000 orang.
Ano, aku berpikir apakah manajemen (tertawa) akan baik-baik
Tapi aku melihat semua orang tetap rapi
Sepertinya mereka tertata rapi.
Aku melihat dan berpikir itu akan baik-baik saja.

Itu sangat menakjubkan, ada begitu banyak orang di luar.
dan juga, saya mendengar bahwa mereka harus antri selama 6 jam ketika mereka pergi untuk membeli goodies.
Aku terkejut tentang, itu sehari sebelumnya?
Kami berada di Kokuritsu sejak tanggal 27.
Pada tanggal 27, Kami tiba di sana di pagi hari, maksudku, kami pergi ke sana sekitar tengah hari
Meskipun itu sehari sebelumnya, mereka sudah menjual barang-barang
Ada begitu banyak orang di taman sebelah
Setelah melihat itu, aku merasa "Aah, itu dimulai!" dan hasilnya membuatku tersentuh, bahkan ditahun ini juga.

Juga, ini berasal dari nama Radio "Makoto" san dari kota Iruma
Luar Kokuritsu, Kou saya kira itu adalahhari ketiga?
Pada siang tanggal 30, ada 5 atau 6 gadis SMP yang mulai mengambil sampah.
Saya menerima laporan bahwa ada banyak cerita hangat, Kou, tidak hanya dalam Kokuritsu
tapi ada berbagai kejadian seperti terjadi di luar. Hai.
Terima kasih banyak.

Itu sangat hebat, Ano ~, ada 70.000 orang
Bukan hanya itu, ada banyak orang-orang di luar Kokuritsu juga  
Nanka, aku menyadari, sekali lagi, bahwa kami dicintai oleh begitu banyak orang.
Itu dilakukan selama 3 hari, saya menyadari sekali lagi bahwa kami ada di sini karena kami didukung oleh begitu banyak orang.
Eeh, Jadi, Maa, Tur akan berlanjut sampai ke 5 dome
Kami ingin tur dan mengirim rasa terima kasih kami kepada semua orang. Hai.
Jadi silahkan menantikannya jika Anda bisa datang ke pertunjukan kami.

Dan untuksemua orang yang datang ke Kokuritsu kami ucapkan terimakasih banyak

 

♪ 5x10

itu adalah "5x10"  dari ARASHI


CM
FM nack5 ARASHI JUN STYLE

♪ WISH


Bagaimana JUN STYLE  hari ini?
Eh ~, Mengakhirinya dengan, Eh ~, "WISH"
Album kami "ALL THE BEST! 1999-2009" Eh ~, yang dijual sekarang.
Silahkan membelinya jika Anda belum.
Eh ~, Dan aku menantikan partisipasi dari anda di program ini.
Waktunya untuk menutup!
Silakan kirim email anda dalam episode perasaan anda saat musim gugur.
Eh ~, Berikut adalah cara menghubungi kami,
Dengan Mail: 330-8579 (Zip code) NACK5
Oleh FAX: 048-650-0300
Melalui email: arashi@nack5.co.jp
ARASHI dalam huruf kecil semua, a, r, a, s, h, i
Kirimkan ke "ARASHI Jun STYLE" Eh ~, Please.
selanjutnya di NACK 5 setelah komersial adalah " Sabtu yang menyenangkan"
Aku akan mengembalikan ke Horie Yukari san.

San Karasaki melihatnya?

Ano, san Karasaki melihatnya
Hari yang lain,dia melihat Horie san naik sepeda di daerah Roppongi.
Staf kami, Karasaki san
Apa yang Anda lakukan? Tolong beritahu saya.

Ia sedang menatap?
Meskipun dia naik sepeda??
Aku seperti ingin tahu itu ...
Beritahukan kami.

 

Dewa, harap dengarkan di minggu depan.
Pasangan Anda adalah Matsumoto Jun dari ARASHI. Bye Bye



Credit to: kikinini@ onlyjun.vox as an original source....
translator: StrawberWy_cHan













Buat pecinta HYD khususnya pecinta pasangan Jun Mao, rugi deh klo ngga liat video yang ini...
lucu banget.. Jun bikin Mao kesel... ni anak suka banget ya godain mao... tapi ternyata Jun dah perhatian ama Mao dari hanadan pertama... soalnya dia apal banget kalo idung mao itu gampang meler alias ingusan... he he he...

klo mo download douzo...

size   : 168MB
format : AVI

download:
MF  : 001, 002
MU : on proses...





 

Minaaa...
ini adalah project vidsub pertamaku  akhirnya bisa juga nih ngesubb dalam bahasa Indonesia...
have u enjoy it....



size       : 31.55 MB
Format : AVI

download :
MU
MF

Report hari terakhir dari Concert 5 x 10

  • Sep. 4th, 2009 at 12:30 PM

Konser 5x10 Kokuritsu hari terakhir, dari awal hingga akhir diadakan di tengah hujan besar. Balon-balon, sesi melayang-layang di udara ditiadakan karna hujan besar......... satu set perubahan ne~

Lewat mail para fans matsujun, aku tau kalo oguri, inoue, akiyoshi,tsumabuki........wajah-wajah hebat datang kesana.

Hujan menjadi pikiran di awal-awal saja, karna saking antusiasnya hujan turun tidak dirasakan.

Mike Nino dan Riida rusak
Love Scene Nino dan Matsujun
Perayaan Ultah Matsujun
Orang-orang disekelilingku bertertiak “ankoru” (zha: maksudnya “lagi..lagi..”)
Matsujun mengenakan jaket dari para member, bercahaya di tengah2 mirror ball. Mungkin jaket itu lebih mewah daripada kostum lain yang dipakai...

Sho.....ada di depan mataku (;_;)
Melambaikan tangan dan tersenyum cemerlang.

Nino juga piss untukku (zha: tangannya piss gitu,nino suka gitu kan ya kalo konser)
Sungguh sangat melihat fans......

Masaki saat konser arashi,diantara member arashi,dy yg paling lucu.
Kalo melihat dia, aku jadi bahagia....
Meskipun hujan, serasa menyenangkan....

Riida......kelihatan tua saat diciprati air hujan oleh salah seorang member.....(zha: tega ama selingkuhan laki guw..T.T) tapi meskipun dibilang begitu, dia sangat kawaii saat menyanyikan uta no oniisan.

Matsujun........ulang tahun, dan berser-seri ne..(zha: ya iyalah wong matahari nya dateng,wkwkwk)
Saat MC, merayakan ultahnya dengan kue di mainstage,(o^?^o)
Yokatta..karna bisa melihat itu.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
• 2 member kanjani8
• Shimuraken
• Kitagawa member Yuzu
• Tsumabuki Satoshi
• Dua perempuan lagi
Tidak tau siapa, tapi disebelah orang itu katanya adalah INOUE MAO chan.


Sumber      : Johnnys-net.net
Translator   : [info]zha_daize

another photobook..???????
OMG... I am dying...

http://www.cdjapan.co.jp/detailview.html?KEY=NEOIPS-721

Tenth anniversary photo book release from Arashi. Spec: A5, 112-page.
release : 25/08/09

Arashi and Jun's Wallie

  • Jun. 17th, 2009 at 1:00 AM












to see wallpapers just klik here

Tags:

May. 10th, 2009

  • 9:11 PM

Jun memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi.. disampingnya Mao nampak cemas dan keheranan.. sesekali ia memperhatikan wajah Jun yang terlihat marah... Mao tidak mengerti apa yang menyebabkan Jun tiba2 saja berwajah masam seperti itu
malam itu Jun menjemputnya dari locasi shooting Film terbarunya yang ia bintangi bersama Masaki Okada "Boku no Hatsukoi wo Kimi
ni Sasagu"
..
sebelumnya di telpon saat Jun memberitahu akan menjemputnya nada suaranya terdengar biasa saja tidak ada tanda-tanda ia marah ataupun kesal.. malah sebaliknya ia terdengar senang karna hari itu mereka berdua sama2 bisa pulang lebih awal dari biasanya.. itu artinya mereka berdua punya waktu lebih lama untuk bisa menikmati malam berdua dan Jun berencana membuatkan makan malam special..  tapi sekarang justru ia menampakan wajah dinginnya bahkan ia tidak membalas sapaan Mao saat masuk kedalam mobil tetapi segera menjalankan mobilnya...

sepanjang jalan mereka hanya terdiam.. di dalam hati mao bertanya2 apa yang membuat Jun berubah sedemikian cepatnya... apa yang salah dengan dirinya... namun Mao tidak menemukan jawaban dan akhirnya setelah sekian lama mereka diam ia memberanikan diri untuk membuka pembicaraan...
"kamu kenapa sih...?" tanyanya memecah kesunyian...
Jun diam tidak menjawab... pandangannya tetap lurus kedepan...
"kamu marah...? karna kelamaan nunggu...? atau ada masalah lain...?" mao mencoba menebak namun Jun masih saja diam...
"Jun.. ngomong dong... kamu bikin aku cemas.." Mao menarik tangan Jun namun Jun menepisnya...
Mao kaget melihat reaksinya itu... mao sadar ini ngga main2.. Jun benar2 marah... tapi marah kenapa...? apa karna ia terlalu lama menunggunya?   "hmmm mungkin saja karna itu..." pikirnya dalam hati
"kamu pasti marah karna kelamaan nunggu kan...? maafkan aku... tadi ngedadak ada breafing dulu..." lanjutnya mencoba menjelaskan namun Jun tetap tidak bergeming pandangannya hanya lurus ke depan memperhatikan jalanan
"ok... kalo kamu ngga mau bicara ya sudah... lagipula ngga ada ruginya buatku... aku juga merasa tidak melakukan kesalahan apapun hari ini..."
Mao membuang pandangannya kearah jendela disampingnya ia tidak ingin perduli lagi dengan amarah Jun yang ngedadak seperti itu... dan mereka pun kembali diam

"aku kesal...  tapi bukan karna itu..." Jun akhirnya bicara juga setelah mereka lama terdiam
Mao menoleh kearah Jun memperhatikan wajah Jun dengan serius
"kamu tadi ngapain sih ama okada...?" tanya Jun
"okada...? aku ama okada...? aku ngga ngapa2in ama dia..." jawab Mao
"ngga ngapa2in...? tadi kamu bicara sama dia pake bisik2 lalu cekakak cekikik itu apa...?" tanya Jun lagi dengan suara yang mulai sedikit meninggi
Mao diam bola matanya ditarik keatas mencoba mengingat2 apa yang terjadi tadi.. apa yang ia dan okada lakukan yang membuat Jun kesal seperti itu... lalu dia pun tertawa sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya...
"oooo... yang itu..." mao mulai mengingat kejadian tadi saat dirinya dan okada membicarakan tentang juru kamera yang sedang menshoot adegan mereka tiba2 kentut dan suaranya membuyarkan konsentrasi mereka dan  bagi mereka kejadian itu lucu sekali
"aku ama okada lagi ngomongin cameraman abis lucu banget..." katanya masih diringi tawa kecil 
"kamu tau ngga Jun masa dia...... " Mao mencoba menjelaskan namun belum selesai Mao bicara Jun sudah memotongnya...
"tapi kamu kan ngga perlu kegenitan seperti itu saat bicara sama dia..." katanya
Mao segera menghentikan tawanya mendengar perkataan Jun yang pedas...
"apa...??? aku genit...??" tanyanya
"ya... terlalu genit... aku ngga suka kamu seperti itu didepan dia..." suara Jun terdengar ketus
"heeeiiiii.... rasa nya sikapku biasa aja... ngga ada yang berlebihan apalagi genit..." sahut mao... ia  nampak tidak suka dengan perkataan Jun dan memperlihatkan wajah cemberutnya
"lagi pula dia lawan mainku rasanya wajar kalo aku bersikap akrab sama dia..." 
"tapi apa perlu sampai sedekat itu...?" tanya Jun lagi
"lho emangnya ada yang salah... aku merasa sikapku wajar.. sama aja dengan sikapku ke shun, toma atau siapapun..." Mao mencoba memberikan pembelaan diri
"heii... shun, toma itu berbeda... aku mengenal mereka dan aku tau hati mereka seperti apa..."
"emang apa yang membedakan okada dan mereka... bagiku mereka sama aja teman2 yang menyenangkan.. dan tidak lebih..." bantah Mao 
"Ooo... sangat berbeda... okada menyukai kamu..."
"apa...?? okada menyukaiku...?" mata Mao terbelalak nampak kaget lalu...
"kamu jangan bicara sembarangan... "
"aku ngga bicara sembarangan... aku melihat sendiri.. bagai mana ia memperhatikan kamu.. memandang kamu.. tersenyum sama kamu..."
"aku ngga merasa okada seperti itu... kamu aja terlalu curigaan..." bela Mao
"aku ini laki2 sangat mengerti arti dari sikap dia sama kamu.. dan kamu.. kamu terlalu naif jika tidak menyadari hal itu..." Jun memandang Mao dengan tatapan yang sinis
"sekarang kamu bilang aku naif...? kamu udah keterlaluan Jun..." Mao membalas tatapan Jun tak kalah sinis
"ya... naif... dan kamu terlalu berlebihan meladeni dia..." lanjut jun..
Mao menghempaskan tubuhnya kesandaran kursi dan melipat tangannya didada.. iya nampak kesal menghadapi Jun yang menurutnya terlalu berlebihan...
"kamu yang terlalu berlebihan mencurigai dia..." katanya kemudian..
"aku bicara yang sebenarnya... dan kamu... tingkah kamu tadi membuat aku bertambah kesal..."
"tingkah aku yang mana...? kamu bicara begitu sepertinya kamu ngga mempercayai aku..." kali ini nada suara mao yang terdengar tinggi..
"aku ngga bilang aku ngga percaya kamu... aku hanya mengingatkan kamu untuk membatasi sikap kamu ke okada.."balas Jun
"udah udah.. aku ngga pengen nerusin pembicaraan ini ... lebih baik kamu turunkan aku disini..." pinta Mao..
"hei.. aku blom selesai bicara..." Bentak Jun sambil menarik kencang tangan mao...
"turun kan aku disini..." teriak Mao... ia sudah tidak bisa menahan kekesalannya..
Jun akhirnya menepikan mobilnya karna Mao memaksanya...
setelah mobil menepi Mao segera turun dari mobil dan membanting pintu mobil dengan keras dan diwajahnya tampak raut kekesalan...
Jun yang juga masih marah tidak bicara apa2 lagi dan hanya menjalankan kembali mobilnya meninggalkan Mao sendirian di jalan...

tidak lama setelah Jun berlalu Mao menyetop sebuah taxi... malam itu ia memutuskan untuk pulang ke rumah ibunya... ia masih merasa kesal dengan ucapan Jun tadi.. dan pertengkaran mereka kemungkinan masih bisa berlajut jika ia tidak memutuskan untuk turun dan memilih untuk tidak pulang ke Apartement mereka...
sebenarnya Mao amat mengenal Jun yang punya sifat tamperamen seperti itu.. jika ada hal2 yang ia tidak suka ia akan langsung menunjukan kedo's-annya..
tapi walaupun mao mencoba mengerti Jun.. tetap saja disaat mereka sedang bertengkar dan Jun mengeluarkan kata2nya yang pedas dan kasar hati mao selalu kesal dibuatnya..
dan ia selalu memilih untuk menghindarinya sampai saatnya Jun reda dengan amarahnya itu...

Jun menghentikan mobilnya di tepian sungai tidak jauh dari apartement mereka.. ia merasa malas sekali untuk pulang... ia yakin malam ini mao pastinya tidak akan pulang ke Apartement setelah apa yang terjadi tadi...
Jun menarik sandaran kursinya kebelakang lalu merebahkan tubuhnya... pikirannya tertuju pada mao dan pertengkaran mereka tadi..
ada penyesalan dihatinya karna ia telah berbicara cukup keras pada Mao dan sudah menghancurkan rencana mereka malam ini... seharusnya mereka memanfaatkan malam ini dengan baik mengingat jarang sekali mereka punya waktu untuk bisa berlama2 bersama ditengah padatnya jadwal pekerjaan mereka...
Jun sadar kalo semua ini adalah kesalahannya seharusnya dia bisa lebih mengontrol emosinya...
Mao tidak salah.. ia hanya bersikap sewajarnya kepada seorang teman kerja.. dan memang sudah menjadi sifat Mao yang mudah akrab dengan siapa saja... seharusnya dia bisa memahami itu dan mempercayai Mao...
lagipula pria itu adalah okada yang umurnya jauh dibawahnya.. seharusnya ia tidak perlu cemburu seperti itu..
Mao memang menarik.. ia cantik dan punya personality yang menyenangkan rasanya wajar bila seorang pria seperti okada tertarik padanya...
"kenapa sekarang aku seperti kehilangan kepercayaan diri.. cinta mao sudah pasti untukku.. ngga perlu aku khawatirkan hal2 seperti ini  "gumamnya dalam hati..

Jun menarik napas panjang dan menghembuskannya... sekarang ia bingung harus bagaimana... pulang ke apartement rasanya malas sekali.. ia tidak ingin sendirian..
Jun memejamkan matanya namun sebentar kemudian ia bangun... ia segera membenarkan kembali posisi duduknya dan segera menghidupkan mesin mobilnya... dia memutuskan untuk menjemput Mao dan meminta maaf padanya... ia tidak ingin sendirian malam ini.. ia butuh mao... 
lagipula sekarang atau besok sama saja tetap dia yang harus meminta maaf.. karnanya ia tidak ingin menunggu sampai besok.. begitu pikirnya..

Mao berjalan pelan menyusuri trotoar jalan yang menuju ke arah rumahnya...
tadi sebelumnya ia mampir ke toko swalayan dan sekarang sengaja memilih berjalan kaki dari toko swalayan ke rumahnya yang jaraknya lumayan jauh.. ia ingin mendinginkan suasana hatinya.. dan melupakan pertengkarannya dengan Jun...
setibanya di rumah Mao sedkit heran melihat pintu pagar yang terbuka... dia segera menoleh ke kanan dan kiri memeriksa mobil yang terpakir disekitar rumahnya mungkin saja ada tamu yang ia kenal..
dan diseberang ia melihat mobil yang sangat dikenalnya... mobil Jun... ngapain dia kemari? pikirnya..
Mao membalikan badannya namun Jun sudah ada didepan pintu pagar menyambutnya...   
"Mao..." panggilnya..
Mao menoleh kearah Jun..
Jun melangkah mendekati mao dan berhenti dua langkah dari tempat Mao berdiri...
"maafkan aku.." katanya dengan suara pelan..
mao membalikan badannya kembali menghadap Jun.. ia memandang Jun dengan serius
"aku tau tadi kata2ku terlalu kasar... aku tau itu menyakitimu... maafkan aku.. aku hanya..." Jun berhenti sejenak menelan ludahnya seolah ingin membasahi tenggorokannya yang terasa kering...  
"kamu cemburu kan...?" potong mao...
Jun menatap Mao tak berkedip... bagaimana bisa ia mengelak dari perasaan cemburu... wanita yang sedang ia tatap ini begitu mempesona dan telah membuatnya jatuh cinta untuk kesekian kalinya... dan bukan tidak mungkin pria lainpun akan jatuh cinta padanya...
"mmm..." Jun mengangguk pelan...
"aku memang cemburu... karna kamu terlalu menarik... pria lain mungkin akan dengan mudah jatuh cinta padamu.. tak terkecuali okada.." jawabnya
"biarkan aku bicara dulu..." Jun memberikan isyarat dengan tangannya saat Mao akan melangkah mendekatinya dan mengucapkan sesuatu...
"mengenai okada mungkin aku berlebihan.. tapi aku bicara berdasarkan apa yang aku lihat... dan aku memang cemburu...aku minta maaf..."
jun diam sebentar lalu...
"tapi aku percaya kamu... jika apa yang aku pikirkan tentang okada itu benar.. aku yakin kamu pasti bisa mengatasinya..."
Jun maju selangkah.. dan meraih tangan Mao.. 
"aku ngga pernah sedikit pun meragukan hati kamu.. tapi aku hanya ingin kamu sedikit waspada... ngga ada salahnya kan...? jangan sampe okada salah mengartikan sikap kamu..." pintanya
Mao tersenyum dan menganggukan kepala...
"he ehmmm... aku janji akan jaga sikapku supaya dia tidak salah mengartikan.." jawabnya lalu melingkarkan tangannya dileher Jun...
"bodo... sama anak kecil aja kamu cemburu..." bisiknya ditelinga Jun lalu mendekap erat Jun...
Jun tersenyum dan membalas dekapan Mao...
"jangankan anak kecil.. balita pun bisa bikin aku cemburu..." jawabnya...
"aku hanya ngga ingin kehilangan kamu..."
Mao melonggarkan dekapannya.. tangannya masih melingkar di leher Jun..
"heii.. kemana matsujunku yang full confidence..? orang yang cemburuan itu berarti hati nya lemah..."
"kalo menghadapi cinta siapapun bisa lemah... termasuk aku.." jawab jun
Mao menatap dalam2 mata Jun lalu perlahan mendekatkan bibirnya ke bibir Jun dan menciumnya dengan lembut...
"mungkin ini bisa mengembalikan kepercayaan dirimu..." katanya
Jun menarik tubuh Mao.. mendekapnya lebih erat lagi dan memberikan ciuman balasan yang lebih dalam..
Mao memejamkan matanya menikmati kehangatan yang terasa mengalir di dalam tubuhnya.. membiarkan dirinya hanyut  dalam cinta yang Jun beri... dan Mao pun berusaha memberikan yang terbaik yang dapat ia lakukan untuk Jun... 
ini seperti energy baru yang mengembalikan kekuatan pada cinta mereka dan melupakan pertengkaran... hanya ini yang mereka butuhkan sekarang ini...

Jun melepaskan ciumannya dengan lembut lalu berbisik...
"kita pulang ya..."
mao mengangguk pelan...
"aku harus bilang apa ke mamah...? " tanyanya pada Jun...
"bodo.. makanya lain kali berfikir dulu.. jangan setiap kali berantem selalu pulang kesini..." Jun mendorong kening Mao dengan telunjuknya
"hei.. karna hanya disini tempat yang paling aman untuk menghindar dari kedo's-an kamu..." jawab Mao sambil mengusap-usap keningnya dengan wajah yang mencibir...
"tempat yang aman..? kamu pikir aku harimau sampe harus nyari tempat aman...?"
Mao mendorong tubuh Jun dan berkata...
"kamu lebih seram dari harimau dan singa kalo lagi marah..." lalu berlari masuk kedalam rumah sambil tertawa... 
"heiii... enak aja..." teriak Jun dan berlari mengejar Mao..

Apr. 21st, 2009

  • 10:37 PM

"aku ngga bisa makan yang ini..." Mao mendorong pelan piring yang berisi macaroni schotel dihadapannya lalu beranjak berdiri meninggalkan meja makan...
Mio yang berada disebelahnya menatap mamanya dengan pandangan heran...
"macaroni papa enak kok..." katanya polos...
Jun yang sedang menuangkan sisa macaroni ke piring berhenti sejenak dan menoleh ke Mao..
"ada apa?" tanyanya...
"kamu kan belum menyentuh sama sekali makanan itu..."
"bau bawangnya membuatku eneg dan juga kurang kering.." jawab mao
"biasanya juga seperti itu yang kubuat... kamu ngga pernah komplain sebelumnya.."
Mao tidak menjawab, ia sibuk menyiapkan perlengkapan yang akan dibawanya ke tempat pemotretan..
Jun menaruh piring yang sedang dipegangnya lalu menghampiri mao dan memeluk pinggangnya dari belakang...
"ada apa...?" tanyanya...
"mood kamu akhir2 ini sangat tidak stabil... aku jadi khawatir..." katanya sambil membalikan tubuh Mao tangannya masih dipinggang Mao..
"kamu kecapean ya... mintalah waktu untuk istirahat..." sarannya
"emmmmm... aku emang sering merasa cape akhir2 ini... tapi.."
Mao menggelengkan kepalanya..
"ngga mungkin aku ambil waktu untuk libur karna kita dikejar date line..."
Jun memandang istrinya dengan teliti... ia melihat wajah Mao yang sedikit pucat... ada persaan khawatir dihatinya tapi ia juga mengerti profesionalitas Mao dalam pekerjaannya...
"tapi wajahmu keliatan cape sayang... gimana kalo aku panggil supir untuk mengantarmu dan Mio hari ini..."
Mao menggelengkan kepalanya..
"ngga... ngga usah... aku masih bisa kok nganter Mio kesekolahnya dan pergi ke locasi pemotretan sendiri..."
"kamu yakin..?" tanya Jun
Mao mengangguk dengan cepat...
"baiklah untuk pengambilan gambar yang tersisa aku izinkan.. tapi setelah itu berjanjilah untuk sementara waktu kamu istirahat dulu.." kata Jun tegas...
Mao mengangguk menuruti kata2 Jun...
"akan ku bakar lagi makroninya supaya lebih kering ya dan menambahkan sedikit merica agar bau bawangnya tidak terlalu menyengat..." Jun melepaskan tangannya dari pinggang Mao dan berbalik menuju dapur
Mao mengikuti Jun dari belakang...
"maafkan aku karna aku jadi rewel..." katanya
"bukannya sudah rewel dan bawel dari dulunya...?" canda Jun yang dibalas wajah cemberut Mao...
Jun tertawa sambil memasukan kembali macaroni yang sudah ditambahinya merica ke dalam microwave
"ngga masalah... asalkan kamu senang tuan putri.." lanjutnya
"masakan papa enak kok ma.. mio aja suka banget... " Mio yang telah selesai dengan sarapannya beranjak dari kursi dan menarik tangan mamanya untuk duduk bergabung dengannya di meja makan...
"masakan papa yang paling enak sedunia... beneran deh ma... "katanya lagi mencoba membujuk sang mama
Jun menoleh sebentar dan tersenyum melihat sikap sok dewasa Mio...
walaupun umurnya belum genap 4 tahun tapi mio terkadang bersikap lebih dewasa dari umurnya sikapnya itu sering kali membuat Jun dan Mao tertawa geli... tapi Jun menyadari sifat Mio itu lebih banyak menurun dari dirinya...

Jun turun dari mobilnya ia baru saja sampai disebuah sekolah dasar, hari itu ia dan Nino ada shooting untuk variety show Arashi dan kali ini ia dan Nino harus mengajar anak2 sekolah dasar didepan kelas... 
Jun melihat arloji ditangannya
"hmmm masih ada waktu 10 menit..." gumannya...
ia berjalan melewati lapangan rumput menuju tempat yang dijelaskan Nino di sms nya...
saat melewati lapangan langkah Jun terhenti oleh sebuah bola yang melaju mengenai kakinya ia melihat sekelompok anak laki2 berlarian  kearahnya lalu salah satu anak dengan sopan meminta bola yang sudah berada di tangan Jun... Jun tersenyum dan meberikan bola sambil menepuk lembut kepala anak itu...
"terima kasih Oom..." kata si anak kemudian berlari kembali ke tengah teman2nya...
Jun memperhatikan anak2 itu bermain... ia ingat dulu saat ia kecil sepak bola adalah permainan favorit nya ia sering sekali bermain bola dihalaman belakang rumahnya bersama ayahnya itu adalah masa yang sangat indah buatnya... kadang ia merindukan masa2 bermain seperti dulu...
Jun masih berdiri memperhatikan anak2 tadi sambil sesekali ikut tertawa melihat anak2 itu saling bercanda sambil berebut bola.. lalu tanpa sadar ia mulai membayangkan seandainya ia memiliki anak lelaki pasti akan sangat seru bermain bersamanya.. ia bisa mengajarkannya bermain bola atau baseball.. mengajaknya ke setiap pertandingan bola dan baseball atau berdiskusi mengenai olahraga suatu hal yang disenanginya.. ia tersenyum membayangkannya..
tapi tidak berapa lama teriakan Nino membuyarkan lamunannya.. ia menoleh kebelakang... dari kejauhan Nino melambaikan tangannya
"Jun... kita udah mau mulai shooting..."teriaknya
"oh.. ok..." Jun segera berlari kecil menghampiri Nino...
"anak2 sudah siap di dalam kelas..." lanjut Nino sambil menyerahkan skrip pada Jun...
Jun membaca sekilas skrip yang disodorkan sambil berjalan menuju kelas.. namun tiba2 Hp nya berbunyi... ada sms yang masuk dari Ito asisten manager Mao... jun segera membukanya... dan tiba2 saja wajahnya berubah serius saat membaca isi pesan singkat di HP nya
"Mao terjatuh di locasi shooting dan saat ini berada di rumah sakit " begitu kalimat yang tertera di screen
"Nino, aku minta waktu sebentar untuk menelpon..." pinta Jun sambil segera berlalu meninggalkan Nino dan crew...
tidak lama Jun kembali ke kelas dengan wajah yang sedikit tegang...
"ada apa Jun..?" tanya Nino setelah Jun bergabung di dalam kelas... ia nampak khawatir melihat perubahan wajah Jun...
"Mao ada di rumah sakit dia pingsan tapi aku masih belum tau keadaannya karna masih dalam pemeriksaan.." jawab Jun
"di RS...? kamu ngga sebaiknya menyusul kesana..." saran Nino...
"ya setelah shooting kita selesai..." kata Jun
"shooting bisa kita tunda Jun.. lagipula kita masih punya banyak waktu..."
"ngga... ngga usah... kita shooting sekarang... kalo ada yang serius Ito pasti menghubungiku..." katanya lagi
"Hitori... aku titip ini.. " Jun menyerahkan Hp nya ke salah satu crew
"tolong angkat jika itu dari Ito dan tolong tanyakan kondisi Mao.." katanya lalu ia segera bersiap untuk shooting...

Mio baru saja tertidur pulas setelah papanya membacakan dongeng kesukaannya tentang seorang putri yang tersesat didalam hutan dan bertemu dengan kelinci yang lucu yang membantunya menemukan jalan pulang...
"itukan salahnya putri... seharusnya dia bilang sama mama dan papanya kalo mau pergi-pergi.. iya kan pa..."
Jun tersenyum mengingat komentar yang keluar dari bibir mungilnya itu...
ia memandang wajah polos putri kesayangannya itu lalu mengecup keningnya...
"kamu pasti bisa menjadi kakak yang baik sayang..." bisiknya...
kemudian Jun beranjak perlahan dari sisi tempat tidur mio, mematikan lampu kamar dan melangkah menuju kamarnya...
ia berhenti di pintu kamar memperhatikan Mao yang sedang asiek membaca novel kesayangannya di tempat tidur... Mao terlihat serius membaca...
Jun menghela napas panjang rasanya hari ini jantungnya dipaksa berpacu kencang... saat ia menerima sms dari ito yang mengabarkan kondisi Mao, ia benar2 panik... walaupun ia berusaha tetap tenang saat shooting dan berusaha untuk profesional... namun saat shooting selesai ia sudah tidak menghiraukan hal lain selain segera meluncur ke RS untuk melihat keadaan istri tercintanya... bahkan untuk pamit pada nino dan crew pun tidak...
ia berlari sepanjang koridor RS dengan perasaan yang galau...
namun untunglah ia dapat bernapas lega setelah ia menemui dokter yang mengatakan Mao hanya mengalami anemia dan butuh beristirahat... dan bukan hanya lega tapi ia malah mendapat kejutan istimewa saat dokter menjabat tangannya dan mengucapkan
"Selamat... anda kembali menjadi seorang Ayah..."
ini benar2 berita yang membuatnya bahagia sekali...
Mao menutup novelnya dan menyimpannya dimeja samping tempat tidurnya... ia melihat Jun yang masih berdiri memperhatikannya di pintu...
"sedang apa sayang kok cuman berdiri disitu..." katanya dengan seyuman lalu mengulurkan kedua tangannya meminta jun untuk memeluknya
Jun melangkah mendekatinya dan memeluknya...
"sedang mengagumi ibu dari anak2ku..." Jun berbisik ditelinga Mao...
mereka berpelukan lama... lalu mao melepaskan pelukannya dan menatap Jun...
"maaf ya Jun.. kita belum membicarakan keinginan untuk memiliki anak kedua tapi sekarang aku malah udah hamil..." katanya pelan...
Jun tersenyum kedua tangannya memegang kedua pipi Mao...
"kita memang belum membicarakannya.. tapi bukan berarti aku ngga mengharapkannya..." lalu mengecup kening Mao
"aku sangat menginginkannya... dan kedatangannya sangat tepat... aku bahagia sekali..." lanjutnya
ia membungkuk pelan dan menempelkan kepalanya diperut mao...
"hi.. jagoan..."sapanya pada jabang bayi
"kok jagoan sih...? emang dia cowo...?" tanya Mao...
Jun menoleh sebentar ke Mao
"feeling seorang ayah..." jawabnya tersenyum lalu memberikan kecupan berulang ulang diperut Mao yang membuat mao tertawa kegelian...














A New Trailer of Smile

  • Apr. 17th, 2009 at 5:13 PM

here I upload from even-ss tudou a new trailer of smile..

plz click at the picture



size      : 4.23 MB
format  : flv



Tags:

Arashi Obsession Quiz

  • Apr. 5th, 2009 at 5:25 PM

You are 58% obsessed with Arashi.
 

As far as the Japanese fandom is concerned, those who are 51-67% obsessed with a Japanese boy band is pretty much as normal as it gets. Congratulations, you know more than the average newbie, but you also have more things to learn about our favorite boys! :)

Arashi Obsession Quiz
Take More Quizzes

CM - SMILE 31 March, 2009

  • Apr. 1st, 2009 at 10:02 AM




CM - Smile 31 March,2009 (LQ)
size : 6.07MB
to download, click here




TBS-Smile Preview (Jun) March 29, 2009

  • Mar. 30th, 2009 at 12:36 AM

Jun on TBS-Smile preview (LQ) March 29, 2009



just click at the picture...

Ousama no Brunch march 21, 2009

  • Mar. 21st, 2009 at 12:29 PM

This is Jun at Ousama no brunch...
klik at the picture 

credit to: someone at Johnnys-net who has upload this vid to rayfile...

Just say YES for my valentine gift

  • Feb. 8th, 2009 at 7:58 AM

"Are ..? you said you will find Valentine gift.."
Ohno took a mug with a bear and the blue heart image from Jun's shopping cart..  and then took one of  pink color ..
he looked with a wonder faces ..
"Jun.. don't say you will.. " ohno has not finished his sentence, with a crack jun taked back mug from ohno's hand and enter to return to his shopping cart ..
ohno still in his place with a puzzled face to see the contents at Jun's shopping cart.. but Shun was currently attention its
took away ohno quickly in order not to obstruct the road of Jun..

"Shun .. did you see what he has buy of ... blue and pink Mugs .. towels twin blue and pink.. the same toothbrush blue and pink too..."
Shun nod with a smile ...
"so.. what is wrong with that goods ..?" he asked..
"its  means.. he and Mao will be ..." ohno close the wide-open mouth with his hands ...
he didn't dare to continue with the words ...
Shun understands what is in ohno's mind he just laughed and then passed away to find the items that he needs.. and saying
"you are too over-reaction o-chan .."

in cofee shop,  Ohno still curious to the goods just purchased by Jun ...
"Jun answered me.. a matter of that goods.." he asked to Jun
"mmm ... what would you ask riida ..?" Jun relaxed.. drinking a hot cofee recently prepared by a waitress
"you and Mao.. that goods..?" ohno said that with the discontinuous sentence.. he appears confused to convey the question to Jun ...
Shun clap his crowd .. "say with clear word o-chan .. do not make a stupid question like that..." he said ..
"anoo ... the problem is..." again ohno can not completed his word.. he only scratch his head ...
Shun laughed to saw ohno confusion .. and he look at Jun, request approval to convey something ..
Jun just smiled and back to enjoyed his cofee ...

"o-chan .. let me help you.. the meaning of your question is ... whether Jun and Mao will live together .. right ..?" shun said
ohno keep in silence.. he looked at Jun waiting an answers..
Jun looked back and nod..
"aree ..??" ohno seem surprised ... this news is very surprising for him even he would have thought this before
"cotto Jun.. you are not serious.. right ..?" he asked ..
"I am serious .." Jun replied..
"very serious .. and I already considered .. I just waiting Mao's answer .."
Shun smiled and hug Jun's shoulder..
"I am happy for both of you Jun.. and I believe Mao will certainly agree.. you both love each other .." he said then cock ohno 
"o-chan .. this is good news, isn't it.. that finally Jun and Mao have a more clear relationship .. you must be happy.."
"of couse I am happy.. .. but the problem is not that simple ..."
ohno looked again at Jun face.. This time is very serious ...
"have you spoken with the management ..?" he asked..
Jun shake his head ..
"I am not telling anyone yet in management about my plan.." he said..
"and why you didn't talk with us first ..?" ohno asked again..
"I am sorry about that.. but Aiba and Sho have already know my plan . I already have asked their opinions .." Jun said..
"What ..? Aiba and Sho already know it ..? only me and Nino do not know yet.. how dare you.."
he asked with goggle eyes as if he can't accept it that Jun didn't involve him to discuss..
"sorry.. I'am really sorry..  that time, you and Nino were so busy .. and I do not want to bother both of you.. but now you already know it.. right..?"
"yes.. but its different.. if I do not see that items may be you will not tell me.."
Shun holds ohno shoulder tried to make him calm down..
"the important thing is  you already know its O-chan .. and we are supporting their decision .."
Ohno looked at Shun and then said..
"Shun .. you can talk like that because you are not inside  the management of JE .. you know that we can not free as you can define a decision .. especially on live with a woman .."

Jun shove his chair closer to ohno ..
"riida .. you really know me, right..?" his asked... ohno answered with a nod
"I never decided any thing without consideration.. and you know I will be responsible for the decision that I take.. I have considered all of thing with very carefully .. and I really consider to the interests of Arashi when I decided this... I will make sure that I would not make Arashi disgraced.."
ohno silent at a moment and then said with the low voice..
"you sure have made the right decision for you and Mao ..?"
"very sure .." Jun said
"I have been thinking about it long enough.. the same as when I decided to dating with her.."
ohno nod his head try to understand jun decision
"Well .." he said
"but.. how about Johnny..? it's not easy for him to agree with your decision.. "
"I am ready for that.." Jun said with full self-confidence
"when he objection with my decision.. I have you, Aiba, Sho and Nino which certainly will defend me.." he continued ..
"especially you riida.. I am sure you will support fully for me and Mao .."
"why I especially..?" ohno asked
"because... you're a riida ..." Shun said
"I am ready to fight and support you and Mao with all of my life .." he said with a joke..  he clench his hands
and cock ohno ..
"you also o-chan ..?" he asked while kicking ohno's leg..
"mmm... gambare  yoo.. Jun.. " ohno gave his blessing and support for Jun and Mao..

Jun and Mao enjoyed their Valentine night in Mao's Apartement ..
that night Jun and Mao have a dinner with a special dishes that made by Mao..
and as usual in the tradition of Valentine day Mao does not forget to give Jun chocolate that hand-made by her.
the chocolate that made by Mao felt very special for Jun..
"every bite of chocolate that you've made for me, its brings back memories to the beginning of our meeting.." Jun said when he is enjoying the chocolate while sitting relaxed in the sofa..
"I still remember the first taste of chocolate you made for me.." he said again..
Mao was sitting on the floor cock him for a while and smiled..  her hand was busy  to open the parcel that Jun brought as a Valentine gift for her..
She began to bring out the contents of the parcel.. a mug with a bear and the pink colour heart image.. a towel also in pink colour and the color pink of toothbrush ..
She looked at Jun with her eyes full of question mark..
Jun smiled and come down from the sofa and sat beside Mao..
"I have a similar item in my place .." he said..  and then he appoints at an object which he paste in Mug ..
a key..
Mao took the key and looked at Jun...
"what is this ..?" she asked..
Jun smiled and then took the key from her hand..
"don't you remember,  I ever asked you to living together with me .." he said..
"and today I ask you to answer it .. I hope you said YES.. give it to me as my Valentine gifts.. "
Jun took Mao's hand open her hand and put the key in her hands...
"I want you to receive this key and live with me.. "he beg

Jun looked at Mao who still speechless with full of tenderness..
he reached Mao's chin and took closer to his face..
Mao looked back at Jun's face.. her hearts was beating to see how soft his eyes when looking at her..
Mao was not provide an answers yet when Jun asked her to live together.. there are a lot of thing that she should think about before accepting it ..
but this time her heart is completely sure.. Mao did not want to think much more.. Jun has proposed her and now they are in engagement.. only a few steps away from the gate for their wedding .. Jun love her so much and she also loves Jun.. so there is no answer other than YES ..

Jun was still up in Mao face who still speechless .. he tried to seek an answers from her bright eyes..
and then Jun smiled.. he found the answers.. he can read from her eyes.. her eyes said YES ..
Jun brought his face closer and then gave her a quick kiss.. Mao smiled and replied..
Jun reach her neck and pulling it and gave her a long and intense kiss on her lips.. Mao close her eyes  kiss him back and  float in warmth that Jun gave to her..
Jun smiled in his heart.. Mao replies is the answer to his query ... he was very happy...
He brought her closer to him embrace her..
"arigatou.." Jun softly whispered in her ear..  This is a beautiful valentine gift that he got from Mao..